Bahagia ada di mana-mana


"Bahagia ada di mana-mana"


Ada yang sampai jauh-jauh mencariNya
Ke pelosok pelosok nan sepi sunyi
Bahkan masuk ke dalam goa goa tak bertuan
Atau ke hutan lebat yang menyeramkan
Bahkan ada yang bermalam malam di atas kuburan
Atau mereka naik ke atas bukit dan pegunungan
Mendirikan tempat ibadah terpencil jauah dari kebisingan
Kadang bahkan ada yang bertapa berhari-hari dalam goa di pinggir pantai
Hingga kurus kering dan mati sia-sia hanyut terbawa ombak yang menghantam pantai

Mencari Tuhan
Tuhan kok dicari
Allah ada dan selalu ada, kau percaya atau tidak
Allah bersamamu selalu, kau sadari atau tidak
Allah selalu hadir, kau yakini atau kau ingkari

Kemanapun kau melangkah, ada Tuhan di sana
Ke segala arah, Utara, Selatan, Timur dan Barat ada wajahNya
Ke segala arah, atas, bawah, depan, belakang, kiri dan kanan
Ada Dia yang selalu mengawasimu
Lalu mengapa kau cari Dia

Dia tak kemana-mana
Dia ada di mana-mana
Semuanya dalam lingkupNya
Semua berada dalam kekuasaanNya
Semua berada dalam genggamanNya

Jika bahagia yang kau cari
Inipun tak jauh-jauh dan ada di mana-mana
Kebahagian tak ke mana-mana
Kebahagiaan ada selalu bersamamu dalam setiap situasi dan kondisimu
Bila rasa syukur dan sabar menyertaimu

Bila kau merasa tak bahagia
Bahkan merasa bahagia itu jauh dari jangkaumu
Mari kita berjalan dan bersama melihat lihat
Apa yang terjadi disekitar kita

Coba lihat di sana
Ada keluarga berantakan
Suami istri bercerai, anak tak terurus dan terkena narkoba
Ada rumah yang sedang berdiri kokoh tiba- tiba hancur berantakan dihantam gempa
Ada yang sedang tidur nyenyak dan terkubur hidup-hidup ditimbun tanah longsor
Ada yang sedang enak-enak dagang, tempat dagangannya di gusur
Ada yang sedang bercerita panjang lebar pada keluarga, hanyut di bawa banjir bandang
Bukan ingin menceritakan kesengsaraan
Bukan ingin menujukkan penderitaan
Bukan ingin membuka kesedihan

Masihkau merasa kurang dan merasa tak bahagia
Coba mari kita lihat kembali
Kau masih masih bisa berjalan dengan enaknya
Sementara banyak orang yang lumpuh, mengangkat kakipun tak bisa
Kau masih sehat wal afiat
Sementara di rumah sakit seribu satu macam penyakit ada di sana
Kau masih bisa tidur nyenyak di setiap malammu
Sementara banyak orang tak bisa tidur karena dirundung berbagai masalah
Kau masih bisa kuliah atau belajar dan ceria berjumpa teman-teman kampus atau di sekolah
Alhamdulillah kau masih memiliki semua itu

Jika masih juga tak merasa bahagia dan merasa Tuhan tak adil
Mari kita berjalan lagi
Mari kita melihat lagi
Coba lihat disana
Ada anak yang kehilangan semuanya, hanya tinggal baju yang melekat di badan
Ada suami kehilangan istri dan anaknya
Ada istri kehilangan suami dan anaknya
Ada anak kehilangan ibu dan bapaknya
Ada keluarga kehilangan semua harta bendanya
Semua hancur berantakan dengan berbagai sebab
Ada tsunami, gempa bumi, banjir, gunung meletus, angin puting beliung dan lain lain
Bukan ingin membuka kesedihan
Bukan ingin cerita penderitaaan
Bukan ingin menunjukkan banyak kesengsaraan

Mari buka hati dan sedikit merenung diri
Bila hati ini masih juga terkunci dan merasa tak bahagia
Mari buka hati dan melihat yang terjadi disekeliling
Kau masih memiliki semua, walau mungkin sederhana
Namun kebahagiaan bukan di rumah mewah
Tapi di hati yang lapang dada
Kabahagiaan bukan dalam harta yang serba ada
Tapi dalam rasa syukur pada setiap yang dimiliki
Kebahagiaan bukan dalam mobil mewah
Tapi dalam sehat yang dibawa ibadah
Bahagia bukan dalam pangkat dan jabatan yang berderet
Tapi dalam jiwa yang ridho dan di ridhoiNya

Masihkah kau tak merasa bahagia.....???
Bila iya....

Istigfarlah....!!

Sumber :
  1. Abdul-Aziz-Ar-Rauuf

Posting Komentar

0 Komentar