Gunung Nglanggeran

Gb.Dinding bukit Nglanggeran yang tegak 90 derajat

Gunung Nglanggeran yang sering dijuluki Gunung Berapi Purba merupakan wisata alam kaya potensi ciptaan dan karunia Allah Subhanahu wa Ta'ala di kabupaten Gunungkidul khususnya dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada umumnya. Lokasi Gunung Nglanggeran yang terletak di desa Nglanggeran kecapaman Patuk Gunungkidul bisa ditempuh dari beberapa jalur. Jalur pertama bila kita berasal dari kota Yogyakarat maka sampai di perempatan Patuk belok ke kiri melewati desa Patuk, desa Ngoro-oro baru kemudian diperempatan Ngoro-Oro belok ke kanan .

Jalur kedua dari jembatan Kalipentung Patuk belok ke kanan menuju lokasi sedangkan jalur ke tiga lewat Sambipitu belok ke kiri melewati SMA N Patuk terus sekitar 6 km. Untuk jalur ke tiga ini jalan agak menanjak sehingga perlu kehati-hatian dan kewaspadaan bagi pengendara mobil atau motor.

Bila kita melewati jalur pertama maka akan melalui deretan pemancar Televisi yang ada di desa Ngoro-Oro dengan keindahan alamnya yang menawan khususnya diareal persawahan dan pematang yang membentang disekitarnya. Pada jalur ketiga lewat Sambipitu kita bisa mampir di desa Wisata Bobung dimana lokasi ini terdapat pengrajin-pengrajin dari bahan kayu yang bisa kita kunjungi dan sekaligus berbelanja untuk cindera mata.

Gunung Nglanggeran sendiri merupakan gunung dengan ketinggian sekitar 300 meter yang bisa kita daki sampai puncaknya. Sebelum kita mendaki dipintu masuk setiap pendaki akan dikenai restribusi sebesar tiga ribu rupiah perorang (9 bulan Desember 2011 ). Lokasi parkir untuk sepeda motor dan mobil juga tersedia dengan tarif seribu rupiah untuk sepeda motor dan lima ribu rupiah untuk kendaraan roda empat.

Setelah kita membeli karcis kita bisa naik menuju puncak dengan melewati jalan setapak dan lorong-lorong gunung dan yang terkenal adalah lorong Sumpitan. Untuk melewati lorong Sumpitan ini kita harus berjalan satu-satu karena jalannya hanya cukup untuk satu orang. Ada dua tangga dari kayu yang berada di lorong Sumpitan ini.

Sebelum sampai ke puncak Nglanggeran ada tempat untuk menikmati pemandangan (Gardu Pandang) sambil istirahat sejenak dan menikmati kota Yogyakarta dari kejauhan. Setelah dari Gardu Pandang kita menyusuri jalan setapak dengan pepohonan baik kecil maupun besar. Sesampi di puncak gunung Nglanggeran kita bisa menikmati pemandangan yang sangat indah selain udara yang agak sejuk dan angin yang bertiup menghilangkan keringat dan kepenatan kita.

Dari puncak utama kita bisa menikmati kita Yogyakarta dan juga kota Wonosari dari kejauhan. Ada tempat yang datar selain batu cadas yang bisa kita pakai untuk istirahat menikmati pemandangan ciptaan Allah Subhanahu wa Ta'ala atau bagi yang membawa tenda bisa mendirikan tenda untuk berteduh atau kerkemah.

Selesai menikmati puncak gunung Nglanggeran sewaktu kita turun agar lebih berhati-hati karena ada beberapa tempat yang licin dan agak curam.Sesampai di bawah dilokasi pembelian tiket kita bisa menggunakan kamar MCK untuk mandi maupun keperluan yang lain.

Demikian sekilas wisata alam gunung Nglanggeran ciptaan Allah Subhanahu wa Ta'ala semoga menjadi salah satu alternatif wisata alam di Gunungkidul maupun Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Lihat Foto-Foto Lainnya Di Sini dan Di Sini

Hikmah:

Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

sumber :

  1. http://rezeki.abatasa.com
  2. http://swbjogja.blogspot.com/

Posting Komentar

1 Komentar