China akan 'caplok' terusan Panama

2011021490247_CHINA.jpg

HarianJogja-

JAKARTA: China diketahuin sedang dalam pembicaraan untuk membangun sebuah 'kanal kering' Kolombia yang menghubungkan samudera Atlantik dan Pasifik menggunakan kereta api.

Dana senilai US$7,6 miliar tersebut didanai oleh Bank Pembangunan Cina dan dioperasikan oleh China Railway Group.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos seperti dikutip pada Minggu, seperti dikutip dari The Strait Times proyek sepanjang 220 km tersebut, dikenal sebagai alternatif dari kanal Panama.

Mengutip Financial Times proyek kereta api ini merupakan salah satu dari serangkaian proposal China yang akan meningkatkan jaringan transportasi dengan Asia dan meningkatkan infrastruktur Kolombia.

"Ini merupakan proposal yang nyata ... dan cukup maju,” ujar Santos kepada koran Financial Times.

Kanal Panama mewakili sekitar 5% dari perdagangan dunia, dengan 13.000-14.000 kapal melewatinya setiap tahun.

"Saya tidak ingin membuat harapan berlebihan," kata Santos, menambahkan bahwa Asia adalah 'motor baru' ekonomi dunia.(Bisnis Indonesia/JIBI/Algooth Putranto)

Foto Ilustrasi

Posting Komentar

0 Komentar